Buruh dan DPRD OKU Sepakat Tolak UU Cipta Kerja

Ratusan buruh datangi kantor DPRD tolak UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang dianggap tidak berpihak ke buruh Indonesia

waktoe.id | BATURAJA, INDONESIA, 10 Agustus 2022 – Ratusan pendemo dari kalangan buruh yang tergabung di KSPSI DPC OKU mendatangi kantor DPRD OKU guna menyampaikan aspirasi bentuk kekecewaannya terhadap diberlakukannya Undang-Undang No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Kedatangan pendemo tersebut diterima langsung oleh wakil ketua DPRD OKU Yudi Purna Nugraha, SH di halaman Gedung DPRD OKU.

Wakil Ketua DPRD OKU Yudi Purna Nugraha, SH mengajak pendemo untuk rapat di gedung DPRD dengan hasil DPRD bersepakat juga menolak UU Cipta Kerja.

“DPRD OKU tetap menolak UU Cipta Kerja, ini sebagai bentuk keberpihakan kami selaku wakil Rakyat kepada buruh Indonesia,”tegas Yudi

Yudi menambahkan DPRD OKU tidak akan merubah pendirian untuk tetap berpihak ke nasib buruh dan menolak UU Cipta Kerja.

Ketua DPC KSPSI OKU Amrulah Alamsyah ,SE pihaknya secara tegas menuntut UU Cipta Kerja segera di cabut karena dianggap tidak berpihak kepada nasib para buruh.

“Hari ini kami hadir di sini membawa nasib para buruh karena pemerintah tidak berpihak kepada nasib buruh melainkan berpihak kepada para pengusaha, tolong cabut dan batalkan UU Cipta Kerja,”ujar Amrullah

Usai melakukan dialog ratusan buruh bersama DPRD menyerahkan secara simbolis Draf UU Revisi UU No. 11 tahun 2020 kepada wakil ketua DPRD OKU Yudi Purna Nugraha,SH

Artikel Terkait
album-art
Menyilau Hari Jadi Klaten
ADVERTISING