Dzikir dan Sholawat 1 Abad NU ; Merawat Jagat Membangun Peradaban

Tema dzikir dan sholawat menyongsong 1 abad NU yakni Merawat Jagad Membangun Peradaban

Waktoe.id |Klaten.Inronesia –  Meskipun Kabupaten Klaten diguyur hujan deras sejak siang hingga sore hari, bahkan sampai malam hari, ribuan umat Islam warga Nahdlatul Ulama (NU) tak bergeming dan terus mengikuti dzikir dan sholawat sampai selesai bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dalam rangka menyongsong 1 abad NU yang diadakan Pengurus Besar (PB) NU di Stadion Trikoyo Klaten, Senin malam (7/11/2022).

Dzikir dan sholawat dimulai sekitar pukul 08.30 WIB sampai selesai sekitar pukul 23.00. Tema dzikir dan sholawat menyongsong 1 abad NU yakni Merawat Jagad Membangun Peradaban. Selain diikuti ribuan jamaah, tampak hadir jajaran pejabat mendampingi Habib Syech antara lain Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU, H Syaifullah Yusuf alias Gus Iful, Ketua Pengurus Wilayah (PW) NU Provinsi Jawa Tengah, HM Muzamil.
Kemudian juga dihadiri Bupati Klaten Hj Sri Mulyani, Wakil Bupati Klaten H Yoga Hardaya, Rois Syuriah Pengurus Cabang (PC) NU Klaten KH Mukhlis Hudaf, Ketua Tanfidziyah PCNU Klaten, H Mujiburrohman, Forkopimda Klaten dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten. Selain itu juga dihadiri jajaran kyai NU dari Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se Kabupaten Klaten.
Ketua PWNU Provinsi Jawa Tengah, HM Muzamil dalam sambutan selamat datang mengucapkan terimakasih kepada Habib Syech yang berkenan memimpin dzikir dan sholawat menyongsong 1 abad NU. Juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Klaten yang telah berkenan menjadi tuan rumah pelaksanaan dzikir dan bersholawat dan terimakasih kepada warga NU yang hadir meskipun diguyur hujan.

Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada PBNU dan Habib Syech yang telah berkenan memilih Kabupaten Klaten sebagai salah satu tempat penyelenggaraan dzikir dan bersholawat bersama Habib Syech menyongsong 1 abad NU. Selain itu juga mengucapkan terimakasih kepada Sekjen PBNU Gus Iful dan para Kyai NU yang telah berkenan rawuh di Klaten semoga membawa berkah bagi masyarakat Klaten.

Hj Sri Mulyani menyatakan, semoga dengan dzikir dan bersholawat Bangsa Indonesia senantiasa dipersatukan dalam bingkai NKRI. Kemudian masyarakat Klaten dihindarkan dari berbagai bencana dan musibah, diberikan kemampuan dan kebagiaan sehingga visi Klaten yang maju, mandiri dan sejahtera dapat terwujud dengan baik.

Sementara itu Sekjen PBNU Klaten, Gus Iful mengungkapkan, pada dzikir dan sholawat ini, mohon maaf Rois ‘Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf tidak hadir karena baru saja menggelar pertemuan Religion 20 atau R20 di Bali yang diikuti pemuka agama di seluruh dunia, yang mana PBNU sebagai tuan rumah.
“Saya datang ke Klaten bersama Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) PBNU Periode 2022-2027, Dr Ir Tumiyana, MBA yang merupakan kakak dari Pak Narno (H Sunarna, SE, MHum, mantan Bupati Klaten -red). Agama hadir sebagai solusi bukan membawa masalah. Pada Februari 2023 kembali digelar R20 sebagai rangkaian 1 abad NU,” kata Gus Iful.

Dikatakan, NU didirikan para wali Allah dan menjadi tugas bersama untuk merawatnya, sehingga tetap eksis sampai sekarang. “Salah satu kekuatan NU adalah para anggota dan warga NU yang selama ini ikut berjuang bersama para ulama NU untuk membangun peradaban masyarakat. Saya ucapkan terimakasih kepada warga NU Klaten yang tetap semangat berdzikir dan bersholawat meskipun hujan deras. Semoga hujan sebagai rahmat dan sebagai obat,” kata Gus Iful.
Ditambahkan, sebagai rangkaian 1 abad NU acara pembuka dzikir dan bersholawat bersama Habib Syech diadakan di Klaten pada 7 November 2022. Kegiatan 6 sampai 7 kali dzikir dan sholawat bersama Habib Syech mengiringi 1 abad NU, setelah Klaten nanti pada 17 November 2022 di Magelang, pada 21 November 2022 di Ponpes Lirboyo Kediri, Jawa Timur dan kegiatan berikutnya sampai Februari 2023 puncak 1 abad NU.
Sedangkan Habib Syech dalam tausiyah sebelum dzikir dan bersholawat mengatakan, Klaten diusulkan sebagai tempat dzikir dan bersholawat 1 abad NU, karena mayoritas warga Klaten merupakan anggota NU. Semoga warga NU semua hajatnya dikabulkan Allah SWT dan besuk bersama Nabi Muhammad SAW di surga-Nya Allah SWT.

Pada dzikir dan sholawat tersebut juga diisi mauidhoh khasanah oleh Rois Syuriah PCNU Klaten, KH Mukhlis Hudaf yang mengisahkan seorang muslim pemilik unta pada zaman Nabi Muhammad SAW, tapi unta tersebut diakui milik seorang kafir. Kemudian unta tersebut ditanya oleh Nabi Muhammad SAW, sesungguhnya milik seorang muslim atau seorang kafir.
Tak diduga unta tersebut bisa menjawab bahwa milik seorang muslim. “Saat ditanya apa amalannya bisa selalu mendapat berkah, karena senang bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Maka mari kita selalu bersholawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW agar selalu diberikan keberkahan, keselamatan dunia dan akhirat,” kata Kyai Mukhlis Hudaf. Acara dzikir dan bersholawat bersama Habib Syech berakhir sekitar pukul 23.00 WIB.

Sumber : (Sub Bagian Komunikasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Klaten)

Artikel Terkait
album-art
Menyilau Hari Jadi Klaten
ADVERTISING