Muslimin Baijuri : Ada 4 Permasalahan Kami Bawa Dalam Aksi Damai Forkom SSB di Gedung DPRD OKU.

waktoe. id | Baturaja.Sum-Sel.Puluhan masyarakat dari Forum Komunikasi Sumatera Selatan Bersatu (SSB) melakukan aksi damai di halaman Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Selasa (24/01/2023).

Dalam aksi ini Muslim Baijuri selaku kordinator aksi menyampaikan 4  permasalahan yang kami bawa dalam aksi damai hari ini diantaranya :

1.Usut tuntas Proyek siluman Jl. Rajawali II Kelurahan Sekar Jaya Kecamatan Baturaja Timur, yang mana kualitas dan kuantitas jalan tidak sesuai RAB sehingga di  duga ada indikasi korupsi dalam pekerjaan nya di karenakan apa bila jalan kering maka jalan tersebut berdebu dan menyebabkan keresahan warga akan dampak penyakit yang di timbulkan akibat berdebu nya jalan tersebut.

2. Meminta APH untuk menindak permainan mesin capit boneka yang beredar di masyarat luas dan berunsur judi yang tanpa ijin dan merusak generasi muda OKU .

3. Petani kapulaga yang ada di kecamatan Lengkiti, agar kiranya APH memproses Oknum penipu yang mengatas nama kan dari PT. Sido Muncul, CV. Mitra Wal, CV.  LMJ dan meminta dari pihak OJK untuk membekukan BPR Agritrans Baturaja karena di duga melakukan persekongkolan.

4. Pendistribusian PDAM yang saat ini dinilai tidak layak untuk gunakan oleh masyarakat OKU,

Sementara itu Aksi damai yang disambut oleh anggota DPRD Saifudin dan Naproni dari Komisi 1. setelah mendengarkan tuntutan dan orasi yang di sampaikan di depan halaman DPRD OKU, peserta aksi damai  dipersilakan masuk dalam gedung DPRD untuk melanjutkan dan mendengarkan jawaban dari anggota Dewan

Dari 4 tuntutan Forum Komunikasi Sumsel Bersatu dalam rapat yang dipimpin oleh Naproni komisi 2 DPRD OKU menjawab tuntutan tersebut dari tuntutan anggota DPRD terkait dugaan penipuan pihaknya akan berkordinasi dengan OJK, untuk PDAM akan memanggil pihak badan pengawas untuk mengatasi permasalahan PDAM, untuk jalan rajawali besok Rabu (25/1/2023) akan langsung meninjau lokasi, untuk permainan capit boneka pihak kepolisan akan menindak lanjuti.

“dari 4 tuntutan  yang kita suarakan dihalaman gedung  DPRD OKU ini, tadi kita sudah bertemu dengan perwakilan Anggota DPRD OKU. Hasilnya Anggota DPRD akan menindak lanjuti terkait petani kapulaga tadi. Dia (DPRD OKU) siap mengawal permasalahan ini,” ungkap Muslim.

Untuk mesin capit kata dia, pihak polres OKU akan menindak sesuai dengan fatwa MUI yang telah dikeluarkan. Lalu, terkait PDAM, DPRD akan menurunkan tim untuk bersama meninjau Titik yang di sinyalir terjadi pencurian air.untuk proyek jalan Rajawali II akan di turunkan Tim untuk meninjau proyek jalan tersebut”kata muslim.

Artikel Terkait
album-art
Menyilau Hari Jadi Klaten
ADVERTISING