Pecandu Narkotika Diminta Lapor Diri Lakukan Rehabilitasi, BNN Menjamin Tidak Ada Sanksi Pidana

waktoe.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) menjamin setiap pecandu narkotika yang melakukan lapor diri untuk selanjutnya di rehabilitasi tidak akan dikenakan sanksi pidana.

Hal itu dikatakan Kepala BNN Kota Yogyakarta, AKBP Khamdani, S.Sos saat menggelar Workshop Penguatan Kapasitas kepada Insan Media untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba, Rabu (29/6/2022) di @Home Premier Hotel Yogyakarta.

Khamdani menjelaskan, prosesnya hanya si pecandu narkotika tersebut datang ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan selanjutnya akan dilakukan rehabilitasi.

“Untuk di Kota Yogyakarta ada beberapa tempat yang dipergunakan sebagai tempat rehabilitasi, ada juga didalamnya beberapa puskesmas di Kota Yogyakarta. Jadi nanti pemakai atau pecandu bisa mendatangi tempat rehabilitasi tersebut, atau bisa juga datang ke BNN Kota Yogyakarta,” kata Khamdani.

Didalam proses agar seseorang pemakai atau pecandu mau melakukan lapor diri dan di rehabilitasi, sambung Khamdani, dibutuhkan peran serta keluara, dan masyarakat sekitar.

“Peran keluarga, lingkungan dan masyarakat sekitar sangat penting sekali disini,” ucap Khamdani.

“Disetiap proses lapor diri di IPWL hingga dilakukan rehabilitasi, identitas pelapor akan kami rahasiakan,” tambahnya.

Untuk itu, dia juga meminta kepada masyarakat, apabila di lingkungannya terdapat pengguna atau pecandu narkotika bisa melaporkan ke BNN Kota Yogyakarta untuk selanjutnya dilakukan rehabilitasi.

“Kalau di lingkungan masyarakat ada pecandu narkotika, bisa melaporkan ke BNN Kota Yogyakarta untuk selanjutnya dilakukan rehabilitasi, bukan untuk ditangkap dan dipidanakan ya,” tutur Khamdani.

Dijelaskan Khamdani, pihaknya bekerja mengacu pada tujuan dari Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika yang menyebutkan, menjamin ketersediaan narkotika untuk kepentingan pelayanan kesehatan dan/atau pengembangan ilmu pengetahuan & teknologi.

“Mencegah, melindungi dan menyelamatkan bangsa Indonesia dari penyalahgunaan narkotika,” katanya.

Kemudian, memberantas peredaran gelap narkotika dan prekursos narkotika. Yang terakhir adalah menjamin pengaturan upaya rehabilitasi medis dan sosial bagi penyalahguna dan pecandu narkotika.

Workshop yang bertujuan membangun sinergitas dengan insan media dalam program P4GN dan guna memaksimalkan media sebagai kampanye P4GN ini juga diisi paparan dari Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kota Yogyakarta, Ignatius Tri Hastono yang membawakan materi memaksimalkan peran media dalam mendukung kampanye P4GN, dan juga menghadirkan Kepala Puskesmas Gedongtengen, dr Tri Kusumo Bawono yang menjelaskan tentang adiksi dan proses rehabilitasi.

Artikel Terkait
album-art
Menyilau Hari Jadi Klaten
ADVERTISING